Lain-Lain

Pintu Tol Brebes Timur Pusat Neraka Pemudik

macet
R. Geos Wirya
Ditulis oleh R. Geos Wirya

Mudik 2016 kali ini terjadi kemacetan parah di pintu tol Brebes. Ini  menjadi catatan hitam bagi Kapolri Jenderal Badroddin Haiti sebelum turun jabatan.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S. Pane mengatakan bahwa kemacetan parah di jalur pantura terjadi dua kali. Pertama menjelang libur Natal 2015 dan kedua saat mudik Lebaran 2016. Semuanya itu terjadi pada era Kapolri Haiti. Ketidakmampuan rekayasa lalu lintas pada libur Natal 2015 terjadi saat Korlantas Polri dipimpin Irjen Condro Kirono. Lalu, pada mudik Lebaran 2016 “jalur neraka” Brebes pun terjadi saat Kapolda Jawa Tengah dipimpin Irjen Condro Kirono.

Tahun lalu Dirjen Hubdar Djoko Sasono mengundurkan diri dua hari setelah kemacetan parah pada libur Natal 2015. Lalu siapa yang akan mundur pada kemacetan parah mudik Lebaran 2016?

Kemacetan mudik Lebaran 2016 memang paling parah sekali. Banyak para pemudik mengalami kelelahan luar biasa dibanding musim mudik sebelumnya. Pemudik di jalur Brebes terjebak kemacetan lebih dari 25 jam pada jalur yang sama. Akibatnya, banyak kendaraan pemudik kehabisan bensin di jalan tol. Para pemudik mengalami kelaparan karena tidak tersedia penjualan makanan.

Pintu tol Brebes Timur menjadi pusat neraka bagi para pemudik. Jarak tempuh dari Cirebon ke Ungaran Semarang menjadi 35 jam lebih. Pemerintah khususnya pihak kepolisian dan kementerian terkait harus meminta maaf dan bukan saling melempar tanggung jawab satu sama lainnya.

Tentang Penulis

R. Geos Wirya

R. Geos Wirya

Pemerhati batuan dan pecinta sepeda.

Tinggalkan komentar