Lain-Lain

Perluasan Lahan Pertanian Kunci Swasembada

tembakau
Nadira Prameswari
Ditulis oleh Nadira Prameswari

Dari tahun ke tahun luas lahan pertanian di Indonesia terus mengalami penyusutan. Alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian, seperti apartemen, perhotelan, serta perumahan adalah sebabnya. Undang-undang yang mengatur perluasan lahan pertanian perlu segera ditegakkan.

Saat ini luas lahan per kapita masyarakat hanya mencapai 0,25 hektare per kapita per tahun. Luas ini kalah jauh dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam yang rata-rata mencapai 3,5 hektare per kapita.

Dengan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 250 juta jiwa dan tingkat pertumbuhan sekitar 1,6 persen pertahun, diperlukan lahan sawah minimal seluas 10 juta hektar. Hingga akhir tahun 2015 luas lahan pertanian yang ada di Indonesia baru mencapai 8,1 juta hektar dengan tingkat alih fungsi lahan mencapai 100 ribu hektar per tahunnya.

Peluasan lahan pertanian diperlukan untuk mencapai target produksi pertanian tahun 2016, antara lain padi 75,13 juta ton, kedelai 1,5 juta ton, gula 3,07 juta ton, dan jagung 21,35 juta ton.

Perangkat hukum sebetulnya sudah disiapkan. Yakni, Undang-Undang (UU) Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). UUPLP2B tujuannya untuk mencegah penyusutan lahan pertanian.

Menurut Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Jamhari selama ini, UU PLP2B belum diimplementasikan secara tegas dan menyeluruh. Padahal UU ini bertujuan menetapkan lahan pertanian yang dilindungi.

Secara aturan UU PLP2B memang telah diturunkan menjadi peraturan daerah (perda) di beberapa provinsi di Indonesia. Namun, secara keseluruhan belum diintegrasikan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di tingkat kabupaten serta diteruskan menjadi peraturan bupati. Tanpa integrasi, penentuan lahan mana yang akan dilindungi di tingkat kabupaten tidak bisa dilakukan.

Cita-cita swasembada pangan, target produksi pertanian sulit tercapai jika tidak dilakukan perluasan lahan serta pencegahan penyusutan lahan pertanian di berbagai daerah.

Dengan kondisi lahan pertanian yang terus menyusut sektor pertanian Indonesia akan sulit bersaing dengan negara ASEAN lainnya dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). [F]

Tentang Penulis

Nadira Prameswari

Nadira Prameswari

Pemerhati isu agraria, pangan, dan pedesaan.

Tinggalkan komentar