Industri Hasil Tembakau

Jumlah Perusahaan Rokok Merosot, Jumlah Produksi Justru Meningkat

rokok
Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Tahun 2007, hampir 5.000 perusahaan ambil bagian dalam produksi rokok. Sepanjang periode 2007-2011, jumlah perusahaan cenderung merosot, karena dari tahun ke tahun, sebanyak ratusan perusahaan industri rokok berguguran.

Tahun 2008, sebanyak 832 perusahaan lenyap. Tersisa 3.961 perusahaan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan paling drastik terjadi pada 2010. Sebanyak 1.261 perusahaan tidak beroperasi. Pada 2011, tinggal 1.664 perusahaan lagi yang memproduksi rokok

Namun demikian, kehancuran atau merosotnya jumlah perusahaan industri rokok sampai lebih 1.000 perusahaan, ternyata tidak berpengaruh terhadap jumlah produksi rokok. Sebaliknya justru jumlah produksi rokok cenderung meningkat dari tahun ke tahun selama periode 2007-201.

Dalam lima tahun ini jumlah produksi rokok telah bertambah dari 231 miliar batang (2007) menjadi 279,4 miliar batang (2011), yang berarti bertambah sebanyak 48,4 miliar batang. Lonjakan yang paling tinggi dicapai pada 2011 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa perusahaan besar kelihatannya memegang peranan penting dalam kontribusinya atas jumlah produksi rokok selama lima tahun itu. Dengan demikian, bertambahnya produksi – pada saat yang bersamaan ditunjukkan dengan merosotnya jumlah perusahaan – penerimaan negara dari setoran cukai cenderung meningkat.

Tidak dapat disangkal, rokok termasuk komoditas yang banyak dikonsumsi orang di dunia. Tiongkok menempati pasar paling besar di dunia. Diikuti Rusia yang berjumlah 385 miliar batang. Indonesia dinyatakan berada pada tempat berikutnya, dengan serapan pasar yang mencapai 270,3 miliar batang rokok. Peringkat selanjutnya adalah pasar Jepang, serta berikutnya disusul India dan Filipina.

Indonesia merupakan salah satu negeri penghasil rokok terbesar sesudah AS. Berbeda dengan rokok yang diproduksi di AS, maka rokok produksi Indonesia lebih berciri kretek – rokok yang mengandung cengkeh. Rokok khas asal Indonesia ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, melainkan juga diekspor ke berbagai negeri.

Sejak 2004, jumlah produksi rokok sudah di atas 200 miliar batang dan tahun berikutnya terus mengalami kenaikan.

 

Sumber foto: Flickr

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar