Mineral

Aksi Berjalan Kaki Menyambut Putusan Gugatan Masyarakat Kendeng

kendeng
Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Menyambut putusan gugatan warga di PTUN Semarang 15-17 November 2015, masyarakat Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, Kudus, dan sekitarnya yang tergabung dalam JMPPK (Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng) akan melakukan aksi long march berjalan kaki dengan jarak tempuh lebih dari 100 km antara Pati hingga Semarang.

Aksi akan dilakukan mulai tanggal 15 November hingga 17 Nopember 2015 dengan start dari rumah masing-masing menuju PTUN Semarang. Aksi jalan kaki dengan semangat, damai, tertib dan penuh cinta pada hidup dan kehidupan ini dilakukan dengan maksud untuk mengajak semua orang melihat dan berempati untuk turut melestarikan Pegunungan Kendeng yang terancam keberadaannya karena eksploitasi dan eksplorasi industri semen.

Bahwa Pulau Jawa (tidak hanya Jawa Tengah) dalam keadaan darurat, perlu perhatian dan tindakan nyata dari semua elemen bangsa. Seharusnya semua orang turut aktif bertanggung jawab menjaga kelestarian alam, menjaga ekosistem sehingga menjamin kesinambungan kehidupan masa depan.

Aksi ini dilakukan untuk menyongsong putusan sidang PTUN gugatan warga Kecamatan Kayen dan Tambakromo setelah melalui 27 kali persidangan sejak tanggal 15 Mei 2014 atas pemberian izin lingkungan kepada PT SMS (anak perusahaan PT Indocement) dengan luas wilayah 2868 Ha di dua kecamatan tersebut untuk keperluan industri semen.

Gugatan terpaksa dilakukan warga sebagai upaya penyelamatan kelestarian Pegunungan Kendeng setelah kegagalan berbagai upaya mediasi untuk tidak dikeluarkannya izin lingkungan.

Pegunungan Kendeng yang terbentang luas dan panjang mulai Kabupaten Tuban, Rembang, Grobogan, Pati, dan Kudus, telah beribu tahun menghidupi masyarakat melalui pasokan airnya untuk pertanian dan kebutuhan air bersih. Saat ini sedang darurat karena eksploitasi industri semen yang mengancam kelestariannya.

Tanpa air, mustahil masyarakat hidup. Dan keberadaan air inilah yang terancam. Pegunungan Kendeng adalah pegunungan karst, di mana karakteristik pegunungan karst adalah sebagai reservoir air. Di samping itu, banyak terdapat situs-situs budaya dan sejarah yang wajib dilestarikan guna menjamin kesinambungan kehidupan masa kini dan masa depan.

Kelestarian Pegunungan Kendeng berarti menyelamatkan ribuan jiwa untuk tetap mendapat air bersih sebagai kebutuhan hidup, menyelamatkan ribuan hektar sawah sebagai mata pencaharian petani sebagai lumbung padi untuk mencukupi keberlangsungan hidup anak-cucu.

 

Sumber gambar: pcsylvaipb.blogspot.co.id

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar