Lain-Lain

BUMN Dianak-tirikan di Negeri Sendiri

kilang
Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Empat paket kebijakan ekonomi Pemerintahan Jokowi dinilai terlalu mengistimewakan swasta asing dan sebaliknya justru mengabaikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pemerintah menganak-emaskan swasta dan menganaktirikan BUMN.

Pengamat ekonomi dan migas dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng menilai pemerintah semestinya memberi dukungan pada BUMN melalui kebijakan ekonomi yang berpihak sehingga lebih menguatkan perusahaan plat merah.

Dalam empat paket kebijakan ekonominya, pemerintah tidak menyitir soal disinsentif yang selama ini mempersulit BUMN. Sedangkan swasta, justru dipermudah. Kondisi ini menyebabkan BUMN makin terhimpit. Padahal, mereka yang sebenarnya menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional. Setidaknya BUMN harus mendapat perlakuan yang sama dengan swasta. Perbedaan perlakuan hanya menunjukkan keberpihakan pemerintah pada swasta asing.

Berbeda dengan swasta asing, BUMN dibebani dengan tiga kewajiban sekaligus. Yakni, harus mematuhi UU tentang BUMN, UU tentang Perseroan Terbatas, dan wajib pula menyisihkan keuntungan untuk program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Contoh terbaru di era Jokowi, pemerintah memberikan hak istimewa kepada swasta terkait pembelian minyak mentah oleh perusahaan swasta, PT Tri Wahana Universal (TWU). Negara yang harus menanggung margin kilang milik swasta tersebut. Dari hitung-hitungan tersebut maka PT TWU dalam setahun perusahaan dapat memperoleh margin kilang sekitar 5,8 juta dolar bahkan sebelum mereka mengolah minyak mentah tersebut.

Ini bukan pertama kali pemerintah harus menangung beban dari eksploitasi sumber daya alam di bumi sendiri di atas keuntungan korporasi. Empat paket kebijakan ekonomi yang dibuat pemerintah demi menggeliatkan perekonomian nasional nyatanya disediakan untuk melayani kepentingan korporasi, bukan perusahaan milik negara. BUMN menjadi anak tiri di negeri sendiri, cara lain membunuh indonesia. [F]

 

Sumber gambar: pixabay

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar