Pangan

Swasembada Daging Sapi Sulit Tercapai

sapi
Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Pemerintah menargetkan swasembada daging sapi pada tahun 2019 sebesar 746.000 ton. Namun di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu ini target swasembada daging sapi akan sulit tercapai.

Sampai sekarang masih tergantung impor. Kewenangan impor langsung dimiliki Badan Urusan Logistik sehingga tercapai stabilisasi harga.

Para peternak sapi belum terorganisasi dengan baik. Produksi sapi pun masih dalam skala kecil, hanya dilakukan peternakan individu atau rumah tangga. Ketersediaan indukan sapi lokal juga masih terbatas.

Ketua Persatuan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bustanul Arifin mengatakan, swasembada daging sapi mungkin baru terwujud pada tahun 2024. Perhepi telah melakukan analisa dan simulasi permintaan ketersediaan sapi dalam negeri.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik, Suryamin, secara wilayah dan kepemilikan peternakan sapi belum teroganisasi secara baik, belum mampu mengakomodasi kebutuhan dalam negeri secara menyeluruh. Hampir 80-90% peternakan sapi dikuasai oleh rumah tangga atau individu.

Pemerintah mestinya melakukan penanganan secara intensif terhadap peternak sapi. Menuju terciptanya swasembada, pemerintah harus mendorong peternak kecil untuk dapat mengembangkan usaha peternakannya mengingat ada kebutuhan daging sapi yang harus bisa dipenuhi setiap hari. Apa guna menjaga stabilitas tanpa ada kesejahteraan para peternak. [M]

 

Sumber gambar: wikipedia

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar