Mineral

Kesempatan Menata Ulang Tambang Batu Bara

batu bara
Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Bisnis pertambangan batu bara mengalami penurunan signifikan. Harga jual batu bara saat ini US$ 69 per ton. Akibatnya, saat ini 60 % perusahaan batu bara dalam negeri sudah menghentikan produksi.

Deputi Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia, Hendra Sinadia, mengatakan meskipun margin sudah negatif dan banyak perusahaan menghentikan produksi, tapi tidak semua perusahaan gulung tikar atau bangkrut. Hanya beberapa perusahaan berskala kecil yang mengalami gulung tikar.

Direktur Centre for Indonesia Resources Strategis Studi, Disan Budi Santoso, mengatakan melemahnya pertambangan batu bara sebenarnya bisa dimanfaatkan pemerintah untuk menata ulang perusahaan pertambangan batu bara yang abal-abal atau liar. Maraknya perusahaan pertambangan abal-abal saat ini merupakan kesalahan pemerintah dalam mengawasi perizinan tambang batu bara yang mengakibatkan banyaknya izin pertambangan ilegal.

Pemerintah sekarang ini punya kesempatan untuk memperbaiki pengelolaan pertambangan batu bara agar pertambangan ilegal tidak marak kembali yang dapat merugikan potensi pendapatan negara. Dampak pertambangan batu bara yang tidak terkontrol akan mengakibatkan kerugian besar terhadap masyarakat sekitarnya, baik secara fisik maupun sosial.

Pertambangan batu bara berdampak besar terhadap lingkungan dan manusia seperti pencemaran air, udara, dan tanah. Begitupun dampak sosial seperti terjadinya konflik lahan dan pergeseran sosial budaya masyarakat sekitar pertambangan. Misalnya kegiatan pertambangan batu bara di Kalimantan yang sudah mencapai tahap yang kronis dengan meninggalkan lubang-lubang besar bekas kegiatan pertambangan batu bara.

Pemerintah dalam hal ini harus menjadi benteng terdepan dalam pengaturan perizinan pertambangan batu bara. Pemerintah harus berperan mencari solusi terhadap dampak pertambangan batu bara yang selalu merugikan masyarakat, bukan cuma menikmati keuntungan sesaat dari perusahaan-perusahaan tambang itu. (M)

Sumber gambar: pixabay

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar