Lain-Lain

Waspada Krisis Ekonomi Kembali Menerjang Indonesia

krisis yunani
Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Masyarakat Indonesia harus waspada pada iklim ekonomi global yang kian tidak pasti. Bursa saham Tiongkok jatuh, krisis hutang melilit Yunani, pasar keuangan Amerika Serikat semakin tidak menentu. Bukan tidak mungkin krisis ekonomi segera menerjang Indonesia dalam waktu dekat.

Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) menilai tren pertumbuhan semakin melemah. Pertumbuhan ekonomi global masih memperlihatkan kecenderungan yang bias ke bawah dari perkiraan semula, di tengah pasar keuangan global yang masih diliputi ketidakpastian.

Bias ke bawah berarti pertumbuhan tidak sesuai dengan prediksi, sementara inflasi semakin tinggi. Para ekonom seperti Joseph Stiglitz dan Thomas Piketty menilai tren ini sebagai gejala menuju krisis ekonomi. Sementara itu Bank Indonesia dalam analisanya mengatakan penurunan ini disebabkan oleh ketidakpastian kenaikan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) di AS dan melambatnya pertumbuhan sektor produktif di Tiongkok.

Secara umum perekonomian AS diperkirakan akan lebih rendah dari proyeksi semula, didorong oleh realisasi triwulan I 2015 yang rendah serta pelemahan ekspor dan investasi.
Perekonomian dunia yang bias ke bawah berdampak pada harga komoditi dunia dan kemampuan pasar untuk menyerap komoditi asal Indonesia.

Di dalam negeri, perekonomian Indonesia pada kuartal II 2015 tumbuh sangat rendah dan diperkirakan baru akan kembali meningkat pada kuartal berikutnya. Konsumsi rumah tangga masih sangat lemah, seiring dengan daya beli konsumen yang menurun.

“Konsumsi yang lemah terindikasi dari penjualan kendaraan bermotor dan penjualan eceran yang masih menurun. Selain itu, realisasi belanja pemerintah juga masih rendah, baik di pusat maupun daerah,” kata Tirta.

Demikian halnya dengan investasi, diproyeksi pertumbuhannya akan terbatas, seiring dengan realisasi infrastruktur yang belum secepat perkiraan serta investasi mesin dan alat angkut yang masih lemah.

Dalam situasi pekeronomian dunia yang diliputi ketidakpastian dan pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang masih sangat lemah, masyarakat Indonesia menunggu kebijakan jitu pemerintah untuk menata perekonomian nasional supaya tahan krisis dan memberikan kesejahteraan pada masyarakat.

Sumber gambar: wikipedia

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar