Lain-Lain

Perkebunan Sawit Asing Semakin Produktif, Perkebunan Rakyat Semakin Tersisih

kebun sawit
Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Dari total luas kebun sawit di Indonesia, petani menguasai 45%, BUMN 10%, dan swasta 45%. Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) menyebutkan, jumlah unit usaha petani sawit terus meningkat dari tahun 1990 sampai 2013.

Tahun 1990, jumlah unit usaha petani sawit baru mencapai 142 unit dengan luas 291.330 ha. Jumlah tersebut meningkat signifikan di 2013 menjadi 3.703 unit usaha dengan luas kebun sawit sebesar 3,79 juta ha. Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), produksi CPO Indonesia selama 2011 diperkirakan mencapai sekitar 22 – 22,5 juta ton, dengan volume ekspor diperkirakan mencapai 16,5 – 19 juta ton.

Menurut M. Islah dari LSM Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), separo lahan perkebunan kelapa sawit di Indonesia dimiliki oleh pihak asing. “50% lahan sawit di Indonesia dikuasai oleh Malaysia, Singapura, AS, dan Belgia,” ujar Manajer Kampanye Air dan Pangan Eksekutif Nasional Walhi tersebut. Ironisnya, menurut A. Prasetyantoko, sebagian besar kebun sawit adalah milik pengusaha Malaysia dan Singapura. Ketimpangan terjadi antara pengusaha dengan rakyat yang hidup di sekitar perkebunan.

Lebih lanjut lagi Islah menjelaskan, Indonesia dinilai tidak memiliki kedaulatan di sektor kelapa sawit meski memiliki areal pengelolaan lahan sawit terluas di dunia. Krisis kedaulatan ini diiringi kebijakan alih fungsi lahan pertanian kepada sektor tambang dan industri sehingga mengakibatkan 3 juta hektar lahan beralih fungsi. “Bahkan kini di Jawa rata-rata kepemilikan lahan hanya 0,25 ha per kepala keluarga,” katanya.

Selain itu, Walhi menilai tiga kebijakan pemerintah memberikan ruang bagi pihak industri besar untuk mengambil alih sektor pertanian. Kebijakan yang dimaksud yaitu UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2010 tentang Sistem Budidaya Tanaman.

World Bank mencatat, berdasarkan output dari usaha sektor kelapa sawit, Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara eksportir Crude Palm Oil (CPO) terbesar di dunia. Sayangnya peringkat ini tidak sejalan dengan hasil yang dinikmati rakyat. Output perkebunan sawit 95% berasal dari perusahaan berskala besar dan BUMN. Hanya 5% yang betul-betul diusahakan petani secara kolektif. Pemerintah pun semakin agresif membuka dan mengalihfungsikan lahan meskipun sering bergesekan dengan masyarakat setempat.

Gambar foto: wikipedia

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar