Lain-Lain

Peran Koperasi Menghadapi Pasar Bebas

Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Koperasi merupakan badan usaha yang paling baik untuk mendorong dan mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan usaha berperan serta mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Oleh karenanya, ketika era globalisasi memaksa negeri untuk mengikuti konsep perdagangan bebas yang sebenarnya tidak sesuai dengan prinsip demokrasi ekonomi yang dianut Indonesia, koperasi yang mandiri menjadi solusi atas pemasalahan tersebut.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kecenderungan perekonomian dunia kini mengarah ke pasar bebas. Pasar bebas sendiri merupakan suatu pasar di mana harga barang dan jasa disusun secara lengkap, yang disetujui oleh para penjual dan pembeli, ditetapkan pada umumnya oleh hukum penawaran dan permintaan tanpa campur tangan pemerintah.

Namun, di balik segala yang nampak serba bebas dan mudah tersebut, sebenarnya mekanisme pasar bebas tidak mampu menghasilkan kesejahteraan yang berkeadilan. Pasar yang bebas justru cenderung memperkuat kedudukan pemodal besar yang menjurus ke arah penguasaan pasar oleh jumlah yang terbatas.

Bila merunut ke masa lalu, koperasi terbukti mampu menjadi pengaman bangsa ketika negeri ini mengalami krisis ekonomi seperti pada tahun 1998 lalu. Di saat industri modern kita bertumbangan akibat terpaan badai ekonomi, ternyata koperasi mampu memberikan layanan ekonomi dan sosial kepada para anggotanya sehingga mereka tetap mampu menjalankan roda ekonominya, baik aktivitas produksi maupun konsumsinya, dengan relatif baik.

Dengan demikian, dalam era globalisasi seperti sekarang, dibutuhkan peran koperasi dalam perekonomian Indonesia. Sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi masyarakat, koperasi memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Selain menyediakan fasilitas-fasilitas untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan para anggotanya, koperasi juga memberikan pembinaan dan pelatihan terhadap para anggotanya agar mereka dapat memperbaiki cara kerja, kualitas hasil kerja, dalam wadah koperasi secara terpadu dan terarah. Ini tidak lain untuk untuk mempersiapkan anggotanya menghadapi sistem pasar bebas.

Menurut Dawam Raharjo, gerakan koperasi yang sejati selalu mendasarkan diri pada kesadaran diri para pendukungnya. Kesadaran dari semua pihak, baik dari konsumen, produsen kecil, distributor barang dan jasa, kesadaran pemerintah sebagai lembaga, dan juga kesadaran mereka yang duduk dalam pemerintahan, bahwa kerja sama adalah cara yang lebih baik bagi individu untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun orang lain. Tanpa kerja sama dan semata-mata menyerahkan pada persaingan pasar, hanya akan menimbulkan kerugian.

Maka, kondisi yang mengharuskan untuk bersaing secara ketat sebagai konsekuensi dari tatanan ekonomi pasar bebas harus disikapi koperasi dengan sikap dan perjuangan untuk membangun kesejahteraan bersama. Tentu saja prinsip ini didasari oleh semangat berusaha yang kompetitif, profitabel, dan kolektif dengan didukung oleh peningkatan kualitas SDM-nya.

Jadi,  posisi koperasi sangat penting dan strategis dalam menumbuhkan ekonomi nasional. Dengan demikian, pola pengembangan koperasi yang mandiri dan mampu berkompetisi dalam arena pasar bebas menjadi pilihan yang harus dijalani dan tidak dapat ditawar lagi.

Sumber gambar: wikipedia

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar