Industri Hasil Tembakau

Pabrikan Siap Beli Tembakau Petani

menjemur tembakau
Membunuh Indonesia
Ditulis oleh Membunuh Indonesia

Gudang pabrik rokok di basis pertanian tembakau menyatakan komitmennya untuk tetap membeli tembakau petani pada musim panen 2013 ini. Komitmen pabrikan rokok ini sebetulnya hal yang biasa, setiap tahun pabrikan juga selalu menginformasikan jaminan kuota pembelian tembakau pada petani. Hanya saja untuk tahun ini, kasusnya menjadi berbeda, karena pertanian tembakau tengah ditempa cuaca dan regulasi. Jaminan pembelian oleh pabrikan tahun ini sedikit banyak melegakan petani tembakau di tanah air. Sebab di tengah polemik PP 109/2012 yang menyebut tembakau sebagai zat adiktif, ternyata tidak menyurutkan niat pabrik rokok untuk tetap membeli tembakau yang dihasilkan petani. Padahal PP 109/2012 tersebut jelas-jelas menyebut tembakau sebagai zat adiktif dan menyarankan petani tembakau untuk menanam komoditi pertanian lain.

Bagi petani tembakau, berganti komoditas bukan hal sederhana. Sebab, sebagai pekerjaan, itu sama artinya dengan memulai merintis pekerjaan lagi dari awal. Trial and eror yang turun temurun telah dilakoni menjadi tidak berguna lagi. Belum lagi secara teknis mereka harus mengenali bibit tanaman komoditi baru itu, cara menanam dan merawatnya. Serta, yang paling sulit adalah mencari pasar pro. Selain itu, persoalan mendasarnya adalah apakah hasilnya bisa senilai atau lebih tinggi dibanding dengan menanam tembakau. Memang PP 109/2012 itu tidak memberikan solusi konkret bagi petani tembakau. Saran PP 109/2012 tersebut sama dengan pernyataan orang tua yang tidak setuju dengan calon pasangan anaknya; cari yang lain jangan yang itu. Yah, kira-kira sesederhana itulah solusi yang ditawarkan pemerintah. Tanam yang lain, jangan tembakau. Cuma bedanya, kalau orang tua itu secara emosional sudah mengenal anaknya, tetapi kalau pemerintah sama sekali tidak mau mengenali petani tembakau.

Sekalipun PP 109/2012 berpotensi mengancam kelangsungan hidup petani tembakau, namun itu tidak menyurutkan semangat petani di Temanggung untuk tetap menanam tembakau. Terlebih karena pabrikan telah menyatakan komitmennya untuk membeli tembakau petani Temanggung. Hal itu diungkap oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Temanggung, Tunggul Purnomo, yang menyatakan bahwa pabrikan berjanji untuk membeli tembakau petani Temanggung dengan kuota sebagaimana yang disebutkan.

Tahun 2013 ini, Gudang Garam saja akan membeli tembakau petani Temanggung sejumlah 8.500 ton, jumlah ini lebih tinggi dibanding pembelian tahun lalu sejumlah 6.500 ton. Para pabrikan berharap petani tembakau sanggup menyediakan tembakau yang dipesan sejumlah yang mereka butuhkan. Masing-masing pabrikan membutuhkan jenis tembakau yang berbeda-beda di basis pertanian Temanggung. Untuk kasus Gudang Garam, tembakau yang diinginkan adalah tembakau jenis kemloko, bukan jenis lain. Ada juga pabrikan yang membutuhkan tembakau jenis lain seperti mantili, srintil, atau tembakau lain.

Masing-masing tembakau itulah yang akan diracik dengan tembakau jenis lain, untuk diolah jadi sigaret kretek tangan. Para pabrikan juga berharap adanya pemurnian tembakau Temanggung dengan menggunakan bibit yang berkualitas. Karena pada prinsipnya, pabrik membutuhkan kualitas tembakau yang baik, sehingga diharapkan dengan bibit yang baik akan menghasilkan tembakau yang bermutu tinggi.

Sementara itu, Bupati Temanggung, Drs. Hasyim Afandi, menyanggupi keinginan pabrikan untuk memurnikan tembakau tembakau Temanggung. Pada musim tanam tembakau tahun 2013 ini telah disediakan bibit sejumlah kuota pembelian pabrikan. Bibit ini merupakan bibit asli Temanggung yang sangat cocok dengan kondisi alam Temanggung dan mampu menghasilkan tembakau yang berkualitas.

Untuk mendukung sukses panen tembakau, bupati berharap, adanya kesamaan persepsi antara pihak pabrik dengan para petani. Persepsi harus dibangun bersama mulai dari penanaman bibit tembakau, pengolahan hingga jual-beli tembakau. Jika persepsi ini dibangun maka akan memberikan kemanfaatan bagi semua pihak, adanya koordinasi dari semua komponen yang berkaitan dengan pertembakauan akan dapat memberikan solusi yang terbaik. Betapapun pabrik rokok juga diharapkan memberikan toleransi dalam pembelian tembakau khususnya tembakau asli Temanggung. Sebab tembakau asli Temanggung memiliki kualitas yang sangat baik.

Sumber gambar: Eko Susanto via Flickr

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar