Industri Hasil Tembakau

Tembakau Jember menjadi Magnet bagi Wisatawan

tembakau jember

Tembakau sebagai identitas Jember mampu menjadi magnet bagi wisatawan asing. Agrowisata menjadi salah satu destinasi wisata yang bisa mendatangkan turis mancanegara. Dampaknya bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga pada pelaku bisnis tembakau.

Wisatawan asing bisa datang untuk melihat proses pengolahan cerutu dari awal sampai selesai. Lokasi Jember yang bagus memungkinkan wisatawan berkunjung ke sejumlah tempat wisata Jember, termasuk pabrik tembakau. Wisatawan bisa mengapresiasi tembakau yang dihasilkan oleh para petani Jember. Sebab, mayoritas negara asing merupakan negara yang sulit untuk mendapatkan tembakau karena kebijakan pemerintahnya.

Jember bisa menjadi satu-satunya destinasi wisata tembakau di dunia. Wisata tembakau tidak ada di negara lain, kecuali di Jember. Di sini, mereka bisa melihat para petani tembakau yang menanam hingga proses pembuatan cerutu yang unggul. Banyak ahli tembakau di Jember. Ketika banyak warga yang kompeten di bidang tembakau, maka wisata tembakau akan terus berkembang dan menjadi kebutuhan masyarakat. Mereka bisa menjadi guide bagi para wisatawan asing.

Sekarang harga produk tembakau dunia seperti cerutu mulai bagus. Melalui destinasi wisata, harga produk tersebut bisa terangkat. Hanya saja, wisatawan asing masih sedikit yang mengenal Jember sebagai kota tembakau. Salah satu cara untuk memperkenankan adalah membuat produk yang unggul, seperti cerutu yang bagus. Cerutu dari Jember sendiri sudah diekspor, seperti ke Tiongkok, Hungaria, Malaysia, Amerika, Turki, dan lainnya.

Ketika dipromosikan melalui wisata, akan banyak getok tular pada wisatawan lain. Sehingga ketika datang, juga berkunjung ke tempat lainnya.

 

Sumber foto: Eko Susanto

 

Tentang Penulis

Membunuh Indonesia

Membunuh Indonesia

Redaksi Membunuh Indonesia mengumpulkan, mengarsipkan, dan memproduksi konten berupa artikel, dokumen, kajian ilmiah, dan sebagainya yang berkaitan dengan topik-topik ancaman kedaulatan ekonomi politik nasional.

Tinggalkan komentar